Setiap bandara tidak dibuat dengan sembarangan melainkan benar-benar dengan perhitungan yang matang demi keselamatan seluruh awak dan juga penumpang di dalamnya. Namun siapa yang menyangka ada bandara yang dicap paling berbahaya di muka bumi bahkan sudah menyandang status ini lebih dari 20 tahun. Ialah Tenzing Hillary yang juga dikenal sebagai bandara Lukla dan sudah menjadi bandara yang paling ekstrem di dunia dan mungkin menantang bagi para pilot.
Alasan Tenzing Hillary Dinobatkan Jadi Bandara Paling Ekstrem di Dunia
Tenzing Hillary merupakan bandara kecil yang lokasinya ada di Kota Lukla dan karena itulah dikenal sebagai bandara Lukla. Kota ini ada di Wilayah Khumbu Distrik Solukhumbu, Nepal Timur. Namun bandara ini sudah ada sejak tahun 1964 yang lalu tapi baru beroperasi di tahun 1971. Bandara inilah yang dijadikan sebagai titik awal untuk pendakian Everest Base Camp. Lokasinya ada di pegunungan dengan ketinggian dan juga cuaca sangat ekstrem. Berikut ini adalah beberapa fakta unik bandara Lukla yaitu:
- Cuaca di bandara ini tidak bisa ditebak dan selalu berubah-ubah
Karena lokasinya yang berada di pegunungan, wajar kalau bandara ini punya kondisi cuaca yang sangat tidak biasa. Bahkan hal ini pun juga memberikan dampak yang cukup signifikan pada operasional penerbangannya. Terkadang kondisi cuaca di bandara ini adalah banyak kabut tebal, kemudian tertutup awan tebal bahkan angin yang kencang. Karena itulah penerbangan keluar dan masuk di bandara ini lebih beresiko. Seperti yang dilansir oleh Himalayan Glacier, penanganan pesawat yang ada di bandara tinggi seperti ini akan menimbulkan berbagai ancaman sebab tekanan udaranya jauh lebih rendah. Bandara ini juga sering tutup mendadak kalau cuacanya memburuk bahkan jarak pandang sudah hilang dan ini termasuk ke dalam aturan VFR atau Aturan Penerbangan Visibilitas.
- Bandara yang berada di ketinggian pegunungan
Bandara Lukla ini lokasinya di lereng pegunungan dan tingginya sekitar 2.860 meter atau sekitar 9.186 kaki dari permukaan laut. Jaraknya sekitar 138 km atau setara dengan 86 mil dari arah timur laut Kathmandu. Wilayah geografisnya ditandai dengan lereng curam bahkan hutan lebat di sekitarnya ditambah dengan hutan pinus. Di bagian ujung salah satu bandara ini juga terdapat pegunungan besar ditambah jurang yang sangat curam menuju lembah tepat di bawahnya. Tidak heran kalau bandara ini dinobatkan sebagai yang tertinggi wilayahnya di dunia ditambah paling ekstrem.
- Landasan pacunya sangat pendek dibandingkan normalnya
Meskipun bandara sudah beroperasi pada tahun 1971, namun proses pengaspalannya justru baru saja dilakukan di tahun 2001 yang lalu. Landasan pacu bandara ini sangat pendek dengan panjangnya mencapai 527 meter dan lebarnya hanya 20 meter saja. bagian aspalnya juga memiliki gradien yang cukup signifikan sehingga kemiringannya adalah 12%. Kondisi inilah yang membantu pesawat lebih lambat ketika mendarat dan bisa menambah kecepatan ketika lepas landas. Elevasi dari landasan pacunya lebih rendah dan mendaratnya di elevasi lebih tinggi. Jelas hal tersebut menjadi tantangan untuk pilot yang lepas landas disini.
- Tidak memiliki sistem navigasi apapun
Bandara ini tidak punya radar modern maupun sistem navigasi dan pilot hanya menggunakan komunikasi radio saja untuk memandu lepas landas maupun pendaratannya. Hanya pilot paling berpengalaman dan setidaknya sudah menyelesaikan 100 penerbangan saja dengan mendarat pendek yang diperbolehkan untuk melakukan penerbangan di bandara ini berdasarkan CAAN atau Otoritas Penerbangan Sipil Nepal sebagai standarnya.
Inilah keunikan dari bandara Lukla yang berubah nama menjadi Tenzing Hillary pada tahun 2008 yang perlu Anda tahu dan sudah memiliki predikat sebagai yang berbahaya selama 20 dekade lebih.